Program Smart Detox
Daftar Synergy WGabung bersama bisnis Synergy WorldWide

Strategi Psikologi Marketing untuk Meningkatkan Penjualan Anda

Ingin jualan produk Anda makin laris? Sebaiknya, pahami dulu bagaimana psikologi pelanggan ketika akan membeli sebuah produk menggunakan psikologi marketing atau pemasaran. Inilah ilmu pemasaran (marketing) produk yang setiap pebisnis harus tahu.

Psikologi Marketing

Mengapa Psikologi Pemasaran Itu Penting?

Psikologi pemasaran atau marketing adalah ilmu marketing yang mempelajari psikologi pelanggan saat membeli suatu produk. Mulai dari motif emosi sampai kecenderungan psikologis yang menjadi dasar keputusannya.

Dengan memahami psikologi marketing, maka Anda dapat membuat strategi pemasaran produk dengan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Bisa dari :

  • harga,
  • kemudahan,
  • value,
  • dan hal lain yang berhubungan dengan emosi konsumen.

Pada akhirnya, calon konsumen tentu tak dapat menolak tawaran produk Anda jika sesuai dengan kecenderungan psikologi yang mereka punya.

Itulah salah satu alasan kenapa pemilik bisnis mulai menjalankan psikologi pemasaran sebagai strategi utama dalam meningkatkan penjualan secara efektif.

Lantas, di mana Anda dapat menerapkan trik psikologi marketing untuk bisnis? Lakukanlah pada berbagai media promosi yang Anda gunakan. Mulai dari :

  • media sosial,
  • marketplace,
  • website,
  • dll.

Website merupakan channel yang paling unggul dari sisi branding, maka strategi ini paling cocok dipakai pada website.

Trik Psikologi Pemasaran

Berikut ini adalah trik psikologi marketing yang bisa Anda coba untuk meningkatkan penjualan :

1. Gunakan Angka 9 Pada Harga Produk

Anda tentu pernah melihat sebuah produk dengan harga Rp 14.999?

Anda mungkin akan beranggapan produk itu cukup murah sebab tak sampai Rp 15.000. Lalu, Anda pun memutuskan untuk membelinya.

Trik psikologi marketing ini dinamakan charm price. Dua harga yang sama bisa tampak sangat berbeda dan sukses menarik minat konsumen. Padahal, selisihnya sebetulnya hanya sedikit.

Trik marketing ini cukup efektif untuk meningkatkan penjualan pada berbagai jenis produk. Mulai dari fisik sampai produk digital. Anda dapat mencobanya dalam kampanye marketing Anda.

Faktanya, produk yang dijual memakai charm price punya penjualan 24% lebih tinggi dibanding produk dengan harga asli.

Baca Juga : Cara Menentukan Harga Supaya Uang Melimpah

2. Bandingkan Harga Awal dengan Harga Diskon

Bagi konsumen, diskon selalu menarik. Tapi, tawaran diskon dengan membandingkan dengan harga aslinya, tentu akan membuat konsumen makin kepincut. Alasannya, pelanggan bisa melihat besarnya manfaat yang diperoleh karena adanya penurunan harga.

3. Sediakan Tiga Opsi Harga

Di dalam ilmu psikologi marketing ada trik yang bernama Decoy Price. Yakni menyediakan 3 opsi harga agar pelanggan membeli produk yang lebih mahal. Trik ini sudah sering ditemui. Namun awalnya banyak dilakukan oleh pemilik bisnis bioskop ketika menjual popcorn.

Katakanlah, sebuah popcorn ukuran kecil dijual seharga Rp 14.000 dan ukuran besar dijual Rp 25.000. Dengan opsi harga ini, mayoritas pelanggan mungkin akan memilih ukuran kecil karena lebih murah.

Saat pihak bioskop membuat ukuran menengah dengan harga Rp 20.000, pelanggan akan mulai berpikir untuk membeli ukuran besar.

Apa alasannya? Dengan selisih harga hanya Rp 5.000, ukuran besar tentu memberi value lebih banyak kepada konsumen. Yakni ukuran lebih besar dibanding menengah.

4. Beri Diskon Untuk Pelanggan Tertentu

Diskon memang dapat meningkatkan penjualan produk. Tapi, apakah Anda harus memberikan diskon ke semua pelanggan? Tak selalu.

Dalam ilmu marketing online, Anda bisa saja memberikan diskon hanya pada konsumen potensial saja. Tentunya hal ini memberikan riset untuk mengetahui pelanggan seperti apa yang paling efektif dengan strategi diskon tersebut.

Sebagai contoh, meskipun pemakainya dari berbagai kalangan dan usia, mayoritas pengguna Spotify adalah pelajar. Hal inilah yang membuat Spotify mengeluarkan diskon khusus untuk pelajar.

Dengan harga yang terjangkau, tentu akan lebih menarik konsumen utama mereka untuk bisa melakukan pembelian produk yang Anda tawarkan.

5. Bikin Kesan Langka dan Penting pada Produk

Apakah Anda pernah berniat membeli suatu produk dan mendapati stoknya tersisa hanya 2 buah? Lalu tanpa pikir panjang, Anda langsung membelinya sebab takut kehabisan.

Kesan langka pada produk merupakan salah satu penerapan ilmu psikologi marketing yang bisa Anda pakai. Selain menampilkan jumlah stok produk yang terbatas, pakailah call to action (CTA) seperti :

  • beli sekarang
  • hanya berlaku hari ini
  • dll

Secara psikologi, hal tersebut akan memunculkan kesan urgensi untuk segera membeli produk sebab takut kehabisan. Trik ini biasa disebut dengan Fear of Missing Out atau FOMO.

6. Launching Produk Baru secara Berkala

Saat melihat produk baru, Anda mungkin penasaran dan mau mencobanya? Hal tersebut juga dialami oleh pelanggan Anda.

Seseorang merasa dapat hadiah (reward) saat menemukan hal baru. Ini terjadi pada bentuk informasi ataupun hal lain seperti produk yang dibeli. Fenomena inilah yang bisa jadi trik psikologi marketing untuk meluncurkan produk baru.

Sebagai contoh :

Squarespace memperbaiki salah satu fitur di produk mereka. Informasi perbaikan fitur tersebut ditampilkan di website utama dengan judul New Management. Padahal perubahan yang terjadi mungkin tak seberapa besar dibanding versi sebelumnya.

Tapi, kata “new” yang dipakai bertujuan membentuk persepsi pelanggan untuk segera mendapatkan produk baru tersebut.

Bahkan, Anda pun bisa secara khusus membuat halaman khusus pada website untuk merilis semua produk baru secara berkala. Tujuannya adalah untuk menciptakan persepsi informasi baru yang lebih intens.

7. Launching Produk Eksklusif

Selain produk baru, Anda pun dapat mengeluarkan produk eksklusif. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Esqa Cosmetics.

Berbeda dengan trik membuat kesan langka. Esqa mengeluarkan produk eyeshadow dengan stok terbatas yang didesain langsung oleh seorang beauty influencer.

Ada daya tarik utama yang dimiliki oleh pendekatan psikologi marketing ini yaitu :

  • Produk eksklusif tersebut akan menarik konsumen / pelanggan untuk membelinya sebab stok terbatas.
  • Karena didesain khusus oleh influencer terkenal, produk menjadi punya nilai (value) yang lebih tinggi daripada produk lainnya.

8. Beri Pelanggan Produk Gratis

Saat seseorang memberi hadiah, pasti Anda senang dan mau membalas pemberiannya. Hal ini juga terjadi pada pelanggan Anda saat dapat produk gratis.

Dalam ilmu psikologi marketing, fenomena di atas dinamakan reciprocity. Jenis produk gratis yang diberikan dapat disesuaikan dengan jenis bisnis dan minat konsumen Anda.

9. Gunakan Social Proof

Apakah Anda pernah membeli produk setelah membaca review baik dari pelanggan? Itu merupakan efek dari Social Proof. Social Proof yakni fenomena psikologis di mana calon pelanggan membeli produk karena pengalaman baik dari pelanggan lainnya.

Review yang baik akan membuat pelanggan / konsumen baru lebih yakin untuk beli produk. Faktanya, media sosial atau website yang menampilkan review produk punya konversi pembelian 3,5 kali lebih tinggi daripada laman tanpa review.

Anda dapat memakai Social Proof dengan membuat konten review influencer di media sosial. Bisa pula menampilkan review dari pelanggan yang ditampilkan di website toko online Anda.

10. Gelar Event dengan Menghadirkan Pakar

Pastinya Anda lebih suka membeli produk dari penjual yang berpengalaman. Konsumen lain juga demikian. Oleh sebab itu, tunjukkanlah pengalaman dan expertise Anda di niche bisnis yang digeluti.

Menggelar event bisa menjadi salah satu cara untuk menunjukan expertise bisnis Anda. Di dalam event tersebut, Anda dapat mengundang pakar untuk membahas solusi dari permasalahan konsumen. Utamanya yang berhubungan dengan pemakaian produk Anda.

Dengan begitu, konsumen akan semakin yakin dengan expertise Anda sesuai produk yang dijual. Dan mereka tidak akan ragu lagi untuk membeli produk yang Anda tawarkan.

11. Gunakan Pesan Sosial yang Baik

Untuk lebih menarik audiens, gunakan pesan sosial yang kuat saat melakukan kampanye produk. Salah satu yang cukup efektif yaitu mengenai kepedulian lingkungan.

Sebagai contoh, Adidas meluncurkan lini produk baru berbahan daur ulang plastik dengan tema “Sustainable Fashion”. Upaya psikologi marketing tersebut dilakukan di tengah keadaan lingkungan yang semakin parah. Sehingga banyak orang yang mau jadi ramah lingkungan.

Artinya, bila sebuah bisnis mengkampanyekan produknya ramah lingkungan, tentu akan terlihat istimewa. Dan juga akan menarik semakin banyak orang untuk membeli produknya.

12. Tunjukkan Unique Selling Point Produk Anda

Unique Selling Point (USP) merupakan modal penting untuk menarik pelanggan. Khususnya pada niche bisnis dengan kompetitor yang cukup banyak.

Alasannya, pelanggan selalu mau dapat value lebih dari pembelian produk yang mereka lakukan. Namun tak selalu dari sisi harga yang lebih murah. USP dapat pula berupa kemudahan pelanggan untuk bisa memakai produk dengan baik.

Dengan begitu, pelanggan akan menilai harga produk Anda setara dengan manfaat yang mereka peroleh. Sehingga mereka tak ragu lagi membeli produk Anda.

Unique Selling Point

13. Gunakan Goal Gradient Effect

Menampilkan alur pemesanan produk di website dengan jelas dapat meningkatkan penjualan. Dalam ilmu psikologi marketing, cara seperti ini dinamakan Goal Gradient Effect.

Mengapa bisa begitu? Karena, pelanggan cenderung termotivasi melanjutkan proses pembelian saat melihat alur pemesanan produk yang jelas dari awal sampai akhir.

Siap Menggunakan Psikologi Marketing untuk Tingkatkan Penjualan?

Di antara berbagai strategi marketing yang ada, psikologi pemasaran tak boleh Anda lewatkan. Bila dilakukan dengan tepat, Anda bisa mempengaruhi pelanggan saat membeli produk. Sehingga penjualan Anda dapat meningkat.

Di artikel ini menjelaskan bagaimana menerapkan psikologi marketing untuk produk Anda. Anda bisa memakainya pada berbagai channel marketing, khususnya website Anda. Misalnya, dengan trik decoy effect atau social proof.

Pun demikian, mengandalkan psikologi pemasaran saja tentu belum cukup. Untuk itu, Anda perlu melakukan strategi penjualan lain supaya makin maksimal.

Demikian informasi mengenai Trik Psikologi Marketing untuk Meningkatkan Penjualan Anda, kami harap artikel kali ini membantu Anda. Tolong post strategi marketing ini dishare biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

WeCreativez WhatsApp Support
Soleh Agus
Hai 👋 Ada yang bisa kami bantu?