Daftar Synergy WGabung bersama bisnis Synergy WorldWide

Solusi Mengatasi Tuberkulosis Paru (TBC) yang Benar

Pada kesempatan ini kami akan bahas terkait dengan solusi mengatasi tuberkulosis paru atau TBC yang benar. Tuberkulosis paru (TBC) merupakan suatu penyakit infeksi kronik yang telah lama dikenal oleh dan pada manusia. Penyakit ini disebabkan oleh kuman/bakteri Mycobacterium tuberculosis (bakteri TB). Kuman ini pada umumnya menyerang paru-paru dan dapat menyerang di luar paru-paru, seperti :

  • kelenjar getah bening (kelenjar),
  • kulit,
  • usus atau saluran pencernaan,
  • selaput otak
  • dan sebagainya.

Solusi Mengatasi Tuberkulosis

Etiologi TBC

TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri TB tipe humanus. Yaitu sejenis kuman yang berbentuk batang dengan panjang 1 – 4 mm dan tebal 0,3 – 0,6 mm. Struktur dari kuman TB terdiri atas lipid atau lemak yang bikin kuman ini lebih tahan terhadap zat asam. Selain itu juga tahan dari berbagai gangguan kimia dan fisik.

Bakteri TB ini sering disebut Basil Tahan Asam (BTA). Kuman ini akan mati dengan sinar matahari secara langsung. Namun kuman TB ini bisa bertahan hidup dalam beberapa jam di tempat yang gelap dan juga lembab. Dalam jaringan tubuh, kuman ini bisa tertidur lama (dormant) selama beberapa tahun.

Kuman TB ini pun tahan berada di udara kering dan dalam keadaan dingin misalnya di dalam lemari es. Karena sifatnya yang dormant yakni bisa bangkit kembali jadi lebih aktif. Selain itu bakteri ini juga bersifat aerob. TBC merupakan infeksi pada saluran pernapasan yang sangat vital.

Bakteri TB masuk ke dalam jaringan paru-paru melalui saluran napas (droplet infection) sampai alveoli. Dari hal ini maka terjadilah infeksi primer. Lalu, di kelenjar getah bening terjadilah primer kompleks yang biasa disebut dengan tuberculosis primer. Dalam sebagian besar kasus yang terjadi, bagian yang terinfeksi ini bisa mengalami penyembuhan.

Tanda dan Gejala TBC

Ada beberapa tanda dan gejala saat seseorang terkena penyakit tuberkulosis paru (TBC), di antaranya :

  1. Batuk-batuk berdahak lebih dari 2 minggu dan dengan mengeluarkan darah atau pernah mengeluarkan darah.
  2. Dada terasa sakit atau nyeri, dan sesak pada waktu bernafas

Tanda dan gejala Tuberkulosis (TBC) dibedakan antara orang dewasa dan anak-anak. Untuk solusi mengatasi tuberkulosis juga biasanya berbeda. Tanda dan gejala tersebut antara lain:

a. Dewasa

  • Batuk terus menerus sampai 3 minggu atau lebih dan terkadang mengeluarkan darah
  • Sesak napas dan nyeri di dada
  • Badan lemah
  • Nafsu makan menurun
  • Berat badan menurun
  • Berkeringat pada malam hari
  • Demam ringan atau meriang lebih dari sebulan

b. Anak-anak

  • Berat badan turun selama 3 bulan secara berturutturut tanpa penyebab yang jelas
  • Berat badan anak tak bertambah atau kurus
  • Tak ada nafsu makan
  • Demam lama dan juga berulang
  • Munculnya benjolan di daerah leher, ketiak dan lipatan paha

Cara Penularan

Lingkungan hidup yang sangat padat dan permukiman di wilayah perkotaan kemungkinan besar sudah memudahkan dalam proses penularan TB. Dan juga dua faktor tersebut berperan sekali atas peningkatan jumlah kasus TB. Proses terjadinya infeksi oleh bakteri TB umumnya secara inhalasi. Sehingga tuberkulosis paru (TBC) merupakan manifestasi klinis yang paling sering dibanding organ lainnya.

Penularan penyakit ini sebagian besar melalui inhalasi basil yang mengandung BTA. Sudah dibuktikan bahwa ketiga hal di bawah bisa mengurangi angka morbiditas dan mortalitas. Ketiga hal tersebut yaitu :

  • lingkungan sosial ekonomi yang baik,
  • pengobatan teratur, dan
  • pengawasan minum obat yang ketat

Kuman yang berada dalam paru-paru penderita jadi satu indikasi tercepat penularan penyakit tuberkulosis pada orang lain. Penyebaran kuman TB ini terjadi di udara lewat dahak yang berupa droplet pada saat penderita TBC batuk atau bersin. Kuman TB paru yang berbentuk droplet yang sangat kecil ini berterbangan lewat udara dan dapat menyerang siapapun yang mengirupnya.

Droplet yang tak masuk ke tubuh yang ditularkannya, masih dapat bertahan di udara selama beberapa jam. Dan saat droplet ini mengering, kuman yang ada di dalamnya masih dapat ditularkan pada orang lain. Jika kuman TB tersebut terhirup dan masuk ke dalam paru-paru, kuman ini bisa membelah diri dan berkembang biak. Dari sinilah terjadi infeksi dari suatu penderita TB ke penderita lainnya.

Tiap kali penderita tuberkulosis ini sedang batuk, maka penderita ini akan megeluarkan kurang lebih 3000 droplet nuclei. Penularan umumnya terjadi di dalam ruangan di mana droplet ini bisa tinggal di udara dalam waktu yang sangat lama. Tiap satu BTA positif akan menularkan kepada 10 – 15 orang lainnya. Sehingga resiko untuk tertular tuberkulosis sebesar 17%. Jadi solusi mengatasi tuberkulosis yang paling awal adalah menghindari penderita TBC.

Resiko terinfeksi berkaitan dengan lama dan kualitas paparan dengan sumber infeksi. Dan tak berkaitan dengan faktor genetik atau faktor pejamu lainnya. Resiko tertinggi berkembangnya penyakit TB yaitu pada

  • anak usia 3 tahun, risiko rendah pada masa kanak-kanak,
  • meningkat pada masa remaja, dewasa muda dan usia lanjut.

Tiap penderita yang punya BTA (+) berpotensi tinggi untuk menularkan penyakitnya ini. Sehingga memungkinkan untuk tertularkan pada orang lain sebesar 17%. Sebaliknya, bila BTA (–) dianggap tak menularkan.

Pengobatan Tuberkulosis

Solusi mengatasi tuberkulosis melalui pengobatan dilakukan dengan beberapa tujuan, yaitu sebagai berikut :

  • Menyembuhkan penderita
  • Mencegah kematian dan kekambuhan
  • Menurunkan risiko penularan

Bagi penderita tuberkulosis, ada satu hal penting yang mesti diperhatikan dan dilakukan. Yaitu keteraturan dalam meminum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) hingga dinyatakan sembuh. Biasanya penderita TBC akan mengonsumsi OAT tersebut antara 6 hingga 8 bulan.

Apabila tidak ada keteraturan dalam meminum obat, maka akan terjadi beberapa hal yaitu kuman penyakit tuberkulosis akan kebal terhadap obat. Sehingga sulit untuk diobati dan yang paling parah adalah kuman dapat berkembang lebih banyak serta menyerang organ lain. Sehingga, saat kuman tersebut kebal maka akan memerlukan waktu yang lebih lama untuk penderita dapat sembuh.

Pada umumnya, pengobatan sebagai solusi mengatasi tuberkulosis akan selesai dalam waktu 6 bulan. Yaitu 2 bulan pertama tiap hari (tahap intensif) yang kemudian dilanjut dengan 3 kali dalam seminggu selama 4 bulan (tahap lanjut). Pada kasus tertentu, penderita TBC bisa minum obat tiap hari selama 3 bulan lamanya. Dan dilanjutkan 3 kali dalam seminggu selama 4 bulan. Jika pengobatan dilakukan, penderita tak akan menularkan penyakitnya ke orang lain.

OAT merupakan komponen terpenting dalam pengobatan atau solusi mengatasi tuberkulosis (TB) ini. Pengobatan TB merupakan salah satu cara dan upaya yang efektif dan efisien untuk mencegah terjadinya penyebaran kuman lebih lanjut. Pengobatan yang adekuat mesti memenuhi prinsip, di antaranya yaitu pengobatan diberikan :

  1. dalam bentuk panduan OAT yang tepat, yaitu mengandung minimal 4 jenis obat untuk mencegah terjadinya resis
  2. dalam dosis yang tepat.
  3. dan ditelan secara teratur dan diawasi langsung oleh Pengawas Menelan Obat (PMO).
  4. dalam jangka waktu yang cukup dibagi dalam tahap awal dan tahap lanjutan untuk mencegah kekambuhan.

Obat Anti Tuberkulosis (OAT) bukanlah obat tunggal, melainkan kombinasi antara beberapa jenis, yaitu :

  • isoniazid,
  • rimfampisin,
  • pirasinamid, dan
  • etambutol pada tahap intensif; serta
  • isoniazid, rifampisin pada tahap

Pada kasus tertentu, solusi mengatasi tuberkulosis dengan OAT ditambahkan suntikan streptomisin.

Penderita tuberkulosis dulunya hanya memakai satu jenis obat saja. Dengan hanya digunakannya satu jenis obat itu, maka banyak terjadi resistensi. Karena sebagian besar bakteri penyebab tuberkulosis (TBC) bisa dimatikan, namun sebagian kecil bakteri TB tak bisa dimatikan.

Bagian kecil ini bisa berkembang biak dengan cepat. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya resistensi, pengobatan TB dilakukan dengan memakai panduan obat (OAT). Sedikitnya diberikan 2 jenis obat yang bersifat bakterisid, yaitu obat primer dan sekunder.

Berikut ini solusi mengatasi tuberkulosis paru dengan pengobatan menggunakan OAT :

  • Kategori I (2 HRZE/4 H3R3) buat pasien TBC dengan BTA (+) dan BTA (–)
  • Kategori II (2 HRZES/1 HRZE/H3R3E3) buat pasien ulangan pengobatan kategori I yang gagal atau pasien / penderita yang ka
  • Kategori III (2 HRZ/4 H3R3) buat pasien baru dengan BTA (–) dan Ro (+)
  • Kategori IV (RHZES + obat lini) buat pasien dengan tuberkulosis kronik
  • Kategori IV (OAT lini 2 atau H seumur hidup) buat pasien MDR TB (Multi Drug Resisten Tuberculosis).

Nama obat beserta dosis OAT yang digunakan sebagai solusi mengatasi tuberkulosis di Indonesia :

Nama Obat Dosis harian

Dosis Berkala
(3 x seminggu) (mg)***

BB < 50 kg (mg)* BB > 50 kg (mg)**
Isoniazid 300 400 600
Rifampisin 450 600 600
Pirazinamid 1.000 2.000 2 – 3
Streptomisin 750 1.000 1.000
Etambutol 750 1.000 1 – 1,5
Etionamid 500 750
PAS 99 10

* dan ** khusus PAS menggunakan gram (g)

*** khusus Pirazinamid dan Etambutol menggunakan gram (g)

Pengembangan pengobatan sebagai solusi mengatasi tuberkulosis yang efektif adalah hal yang penting buat menyembuhkan pasien dan menghindari MDR TB. Pengembangan strategi DOTSa) untuk mengontrol epidemi TB adalah prioritas utama WHO dan IUALTDb). WHO juga menyarankan untuk mengganti panduan obat tunggal dengan menggunakan kombinasi dosis tetap.

a)Directly Observed Treatment Short course

b)International Union Against Tuberculosis and Lung Disease

Solusi Mengatasi Tuberkulosis

Berikut ini solusi mengatasi tuberkulosis (TBC) dari Synergy WorldWide :

  1. Chlorophyll Plus
  2. Colostrum
  3. Noni Plus

Harga paket solusi mengatasi tuberkulosis yaitu : Rp 1.127.000

TBC

Pemesanan Paket Solusi TBC

order sekarang

Harga paket solusi mengatasi tuberkulosis di atas khusus untuk wilayah Jabodetabek dan dapat berubah sewaktu-waktu. Harga paket suplemen TBC untuk wilayah lain bisa kontak kami. Paket solusi TBC ini juga bisa dibeli dengan cara klik “Menu Order” atau lewat aplikasi SBiz Synergy.

Sekian informasi perihal solusi mengatasi tuberkulosis paru atau TBC yang benar, semoga post kali ini membantu sahabat semua. Tolong post solusi sehat Synergy ini dishare biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.