Daftar Synergy WGabung bersama bisnis Synergy WorldWide

Solusi Mengatasi Penyakit Parkinson yang Bisa Dilakukan

Topik kita sekarang yakni solusi mengatasi penyakit parkinson yang bisa dilakukan. Parkinson merupakan sindrom atau penyakit neurodegenerative yang mengganggu sel saraf dopaminergik pada area otak substantia nigra. Sel-sel dopaminergik sendiri berperan dalam memproduksi dopamin. Sehingga saat sel-sel ini mengalami degenerasi seperti pada penyakit parkinson, kadar dopamin juga akan mengalami penurunan. Penyakit parkinson termasuk penyakit yang bersifat progresif.

Solusi Mengatasi Penyakit Parkinson

Faktor Resiko Penyakit Parkinson

Berikut beberapa faktor resiko penyakit ini sebagai acuan untuk dalam mencari solusi mengatasi penyakit parkinson :

a. Usia

Orang dewasa muda jarang mengalami penyakit Parkinson. Penyakit ini umumnya mulai menyerang orang berusia paruh baya sampai usia lanjut dengan peningkatan resiko seiring bertambahnya usia. Usia 60 tahun atau lebih akan lebih beresiko terserang penyakit parkinson.

b. Keturunan

Punya kerabat dekat dengan penyakit parkinson akan meningkatkan resiko terjadinya penyakit ini. Tapi, resiko ini terbilang masih kecil, kecuali jika penderita punya banyak kerabat / keluarga dengan riwayat penyakit parkinson.

c. Jenis kelamin

laki-laki akan lebih sering menderita penyakit parkinson daripada perempuan.

d. Paparan racun

Paparan herbisida dan pestisida diduga kuat bisa meningkatkan resiko penyakit Parkinson.

Penyebab Penyakit Parkinson

Solusi mengatasi penyakit parkinson biasanya akan didapat bila sudah tahu penyebab dari penyakit ini. Zat yang dinamakan dopamin bertindak sebagai pembawa pesan antara 2 area otak. Yakni substantia nigra dan corpus striatum, yang berfungsi untuk menghasilkan gerakan yang halus dan terkendali.

Sebagian besar gejala yang berkaitan dengan penyakit Parkinson disebabkan karena kurangnya dopamin. Sebab hilangnya sel-sel penghasil dopamin di bagian substantia nigra. Saat jumlah dopamin terlalu rendah, maka komunikasi antara substantia nigra dan corpus striatum akan jadi tak efektif. Akibatnya, gerakan tubuh juga jadi terganggu.

Makin besar tubuh kehilangan dopamin, maka akan semakin buruk gejala yang berkaitan dengan gerakan. Sel-sel lain di otak pun berdegenerasi dan berkontribusi terhadap gejala-gejala non-gerakan yang berkaitan dengan Penyakit Parkinson.

Meski telah diketahui bahwa kekurangan dopamin mengakibatkan gejala motorik. Namun tak jelas kenapa sel-sel otak yang menghasilkan dopamin memburuk. Studi genetik dan patologis sudah mengungkapkan bahwa berbagai proses seluler, peradangan, dan stres yang disfungsional bisa berkontribusi pada kerusakan sel.

Gumpalan abnormal yang dinamakan badan Lewy yang mengandung protein alpha-synuclein ditemukan di banyak sel otak penderita Parkinson. Fungsi rumpun ini dalam hubungannya dengan penyakit Parkinson tak bisa dipahami. Secara umum, para peneliti / ilmuwan menduga bahwa kehilangan dopamin disebabkan karena adanya kombinasi faktor genetik dan juga faktor lingkungan.

Gejala Penyakit Parkinson

Untuk mendapatkan solusi mengatasi penyakit parkinson kita harus tahu dulu gejala dari penyakit ini. Seseorang yang menderita penyakit Parkinson punya gerakan berjalan yang khas. Yakni dengan posisi membungkuk dan juga ayunan lengan yang berkurang atau bahkan tak ada. Penderita mungkin jadi susah untuk mulai berjalan dan bergantian. Penderita pun bisa jadi kaku pada pertengahan langkah dan jatuh ke depan ketika berjalan.

Secara umum penyakit parkinson punya gejala-gejala primer, seperti :

  • Tremor pada waktu istirahat (resting tremor)
  • Kekakuan atau rigiditas
  • Lamban dalam melakukan gerakan (bradikinesia)
  • Keseimbangan terganggu
  • Koordinasi tubuh yang terganggu

Beberapa gejala sekunder termasuk :

  • Kegelisahan
  • Depresi
  • Demensia

Ada beberapa sistem staging untuk penyakit Parkinson yakni :

  • Stadium 1, dengan gejala ringan dan tak mengganggu kualitas hidup penderita.
  • Stadium 2, dengan gejala yang mulai memburuk. Ditandai dengan susahnya melakukan aktivitas sehari-hari dan memerlukan lebih banyak waktu untuk menyelesaikannya.
  • Stadium 3, dianggap sebagai penyakit Parkinson stadium menengah. Gejalanya yaitu penderita mulai kehilangan keseimbangan, dan lebih lambat bergerak, bahkan mudah sekali terjatuh. Di samping itu, penderita juga makin susah dalam menjalankan kegiatan ringan sehari-hari, seperti ketika berpakaian, makan, menyikat gigi, dll.
  • Stadium 4, dengan gejala yang jadi lebih berat. Penderita memerlukan bantuan saat berjalan dan menjalankan aktivitas sehari-hari.
  • Stadium 5 merupakan stadium paling lanjut dari penyakit Parkinson. Gejalanya penderita tak bisa berjalan dan akan memerlukan bantuan seumur hidupnya.
Diagnosis Penyakit Parkinson

Tak ada tes khusus untuk mendiagnosis dan mendapat solusi mengatasi penyakit Parkinson. Para ahli saraf (Neurologis) akan mendiagnosis penyakit Parkinson berdasarkan :

  • riwayat medis,
  • peninjauan tanda dan gejala, serta
  • pemeriksaan saraf dan fisik.

Dokter mungkin menganjurkan specific single-photon emission computerized tomography atau pemindai dopamine transporter (DAT). Meski bisa membantu dalam mendukung diagnosis penyakit Parkinson, gejala dan pemeriksaan neurologis merupakan penentu diagnosis yang lebih tepat. Sehingga kebanyakan orang tak membutuhkan scan DAT.

Dokter mungkin menganjurkan tes laboratorium seperti tes darah untuk menyingkirkan kondisi lain yang mungkin mengakibatkan gejala. Tes pencitraan, seperti MRI, CT, USG otak, dan PET scan pun bisa dipakai untuk membantu menyingkirkan resiko gangguan lainnya.

Selain pemeriksaan, dokter pun mungkin memberi Rytary yang merupakan obat penyakit Parkinson. Penderita mesti diberi dosis yang cukup untuk menunjukkan manfaatnya. Sebab dosis rendah untuk 1 atau 2 hari memberikan hasil yang tak maksimal. Dampak dari pemberian obat ini akan membantu dalam diagnosis terhadap penyakit Parkinson.

Pencegahan Penyakit Parkinson

Metode pencegahan penyakit sebagai solusi mengatasi penyakit parkinson yang paling awal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa latihan aerobik secara teratur bisa mengurangi resiko penyakit Parkinson. Penelitian lain menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi kafein (baik kopi atau teh) punya resiko lebih rendah untuk terserang penyakit Parkinson.

Walaupun begitu, saat ini tak ada bukti yang cukup untuk menyarankan konsumsi kafein bisa menurunkan resiko penyakit Parkinson. Di samping itu, konsumsi teh hijau pun disinyalir bisa menurunkan resiko penyakit Parkinson.

Pengobatan Penyakit Parkinson

Hingga kini, belum ditemukan pengobatan sebagai solusi mengatasi penyakit parkinson yang tepat untuk menyembuhkan penyakit ini. Namun mungkin bisa dilakukan untuk menurunkan resiko timbulnya gejala motorik dan juga memperbaikinya. Semua terapi yang ada saat ini dirancang untuk meningkatkan jumlah dopamin di otak. Baik itu dengan cara mengganti, meniru, ataupun memperpanjang efek / dampaknya dengan menghambat pemecahannya.

Penelitian sudah menunjukkan bahwa terapi dini pada tahap non-motorik bisa menunda timbulnya gejala motorik, sehingga memperpanjang kualitas hidup. Bagi penderita dengan gejala motorik lanjut dan tak bisa dikendalikan, operasi bisa jadi pilihan. Dalam deep brain stimulation, dokter bedah akan menanamkan elektroda untuk merangsang area otak yang berkontribusi dalam gerakan. Pada jenis operasi lainnya, area spesifik di otak yang mengakibatkan gejala penyakit Parkinson akan dihancurkan.

Pendekatan alternatif yang sudah dieksplorasi yaitu pemakaian sel-sel penghasil dopamin yang berasal dari stem cell. Terapi stem cell memang punya potensi besar. Tetapi lebih banyak penelitian dibutuhkan sebelum sel-sel tersebut bisa jadi tatalaksana terapeutik dalam pengobatan penyakit Parkinson. Selain pengobatan dan operasi, berikut beberapa hal yang mungkin bermanfaat, yaitu :

  • perubahan gaya hidup umum (istirahat dan olahraga),
  • terapi fisik,
  • terapi okupasi,
  • terapi wicara,
  • dll.

Solusi Mengatasi Penyakit Parkinson

Berikut ini solusi mengatasi penyakit parkinson dari Synergy WorldWide :

  1. Chlorophyll Plus
  2. Proargi-9 Plus

Harga paket suplemen solusi mengatasi penyakit parkinson yaitu : Rp 1.404.000

Parkinson

Pemesanan Paket Solusi Parkinson

order sekarang

Harga paket solusi mengatasi penyakit parkinson di atas khusus untuk wilayah Jabodetabek dan dapat berubah sewaktu-waktu. Harga paket suplemen parkinson untuk wilayah lain bisa kontak kami. Paket solusi parkinson ini juga bisa dibeli dengan cara klik pada “Menu Order” atau lewat aplikasi SBiz Synergy.

Sekian informasi mengenai solusi mengatasi penyakit parkinson yang bisa dilakukan, semoga post kali ini mencerahkan kawan-kawan semua. Tolong post solusi sehat dari Synergy WorldWide ini dishare supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.