Program Smart Detox
Daftar Synergy WGabung bersama bisnis Synergy WorldWide

Panduan Pay Per Click untuk Promosi Bisnis

Apakah Anda sedang berencana memasang iklan untuk mempromosikan produk dan/atau bisnis? Anda bisa mencoba menggunakan Pay Per Click (PPC). Untuk lebih jelasnya simak artikel ini hingga selesai.

Pay Per Click

Promosi Produk atau Bisnis

Biasanya bila mau mempromosikan produk dan/atau bisnis yang pertama terpikirkan oleh kita adalah melalui platform iklan seperti :

  • televisi,
  • radio,
  • baliho,
  • billboard,
  • koran,
  • majalah,
  • leaflet,
  • dll.

Beberapa platform iklan di atas memang dapat Anda manfaatkan. Tapi, di era digital seperti saat ini ada model iklan yang lebih efektif dan lebih cocok untuk diterapkan di masyarakat.

Model iklan tersebut yaitu iklan PPC atau pay per click. PPC merupakan model iklan yang cocok diterapkan saat ini. Hal ini mengingat mayoritas penduduk Indonesia telah terkoneksi atau terhubung dengan internet.

Selain itu, model iklan ini pun lebih efektif, lebih efisien, dan lebih ekonomis bila dibandingkan dengan model iklan konvensional.

Apa itu PPC?

PPC (Pay Per Click) merupakan salah satu model digital marketing. Di mana pemasang iklan hanya harus membayar tiap iklan yang diklik oleh target audiens.

Sistem periklanan ini biasa dipakai oleh para perusahaan besar seperti :

  • Google,
  • Facebook, dan
  • Instagram.
Mengapa Harus Menggunakan PPC?

Sebelum memakai iklan bayar per klik atau PPC, Anda perlu tahu manfaat dan alasan kenapa Anda harus memakainya. Berikut beberapa alasan kenapa Anda harus memakai iklan pay per click :

1. Bisa Mengatur Target Audiens

Pay Per Click memungkinkan Anda untuk mengatur berapa banyak audiens yang ditargetkan untuk suatu iklan. Jadi Anda bisa bebas mengatur jumlah audiens iklan yang dituju. Misalnya :

  • 10 ribu audiens,
  • 20 ribu audiens,
  • 50 ribu audiens,
  • dll.

Tentu lebih banyak audiens yang Anda targetkan, maka akan lebih banyak juga uang yang harus dikeluarkan.

Selain itu, Anda pun dapat mempersempit spesifikasi audiens yang ditargetkan. Misalnya, bisnis Anda yaitu pakaian bayi. Maka Anda dapat menargetkan audiens yang sesuai dengan target pasar yakni ibu.

PPC pun memungkinkan Anda untuk menentukan target audiens berdasarkan lokasi. Sehingga Anda bisa fokus pada lokasi tertentu yang jadi sasaran bisnis online Anda.

2. Hasil Lebih Cepat

Berbeda dengan strategi SEO organik yang memerlukan waktu lama untuk bisa melihat hasilnya. Dengan Pay Per Click, Anda bisa mendapatkan hasil dari iklan dalam waktu yang relatif cepat.

Jadi Anda dapat memperoleh visitor lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat.

3. Bisa Disesuaikan dengan Anggaran Anda

Saat mendengar kata iklan, mungkin yang Anda pikirkan yaitu biaya yang mahal. Namun, hal tersebut tak berlaku di Pay Per Click (PPC).

PPC merupakan sistem iklan online yang memungkinkan Anda untuk mengatur biaya iklan sesuai dengan budget yang dimiliki. Bukan ratusan juta, namun hanya dengan biaya iklan ratusan ribu Anda sudah bisa membuat iklan PPC.

4. Algoritma Tak Mempengaruhi PPC

Google selalu memperbarui algoritmanya secara berkala. Di mana algoritma akan mengubah sistem pemeringkatan di hasil pencarian.

Begitu pula dengan media sosial seperti Facebook dan Instagram yang mengubah algoritmanya berdasarkan minat dan aktivitas pengguna. Akibatnya follower atau friend Anda bisa saja melewatkan postingan atau promosi penting dari Anda.

Berbeda dengan PPC. Di mana Pay Per Click tak terkena dampak dari algoritma organik. Dengan begitu, postingan promosi penting Anda tetap dapat tersampaikan pada target audiens Anda. Tanpa harus mengkhawatirkan algoritma yang ada.

5. Target Audiens Tak Dapat Membedakan PPC dan Organic

Banyak orang yang berpikir bahwa tak ada orang yang ingin mengklik iklan PPC di Google, Facebook, atau Instagram. Memang benar sebagian orang mengabaikan iklan di platform tersebut. Tapi, bukan berarti semua orang mengabaikan iklan PPC.

Menurut suatu riset, sebanyak 41% orang tak dapat membedakan apakah itu feed organik atau iklan PPC. Jadi tak perlu khawatir tidak ada yang mengklik iklan PPC Anda.

Berbagai platform penyedia iklan akan memastikan iklan Anda tersampaikan pada target audiens yang spesifik. Sehingga kemungkinan dikliknya besar.

Cara Membuat Iklan PPC

Iklan PPC tak hanya disediakan oleh Google saja. Hampir semua platform media sosial pun menyediakan sistem iklan yang sama. Mulai dari Facebook, Twitter, hingga Instagram sama-sama menerapkan sistem PPC untuk iklan di platformnya.

Google, Facebook, dan Instagram menyediakan fitur memasang iklan bagi para pemilik bisnis. Ketiga platform ini menerapkan model iklan yang sama yakni bayar per klik atau pay per click (PPC).

Anda bisa memakai salah satu dari platform di atas atau semua layanan iklan tersebut secara bersamaan. Bila target audiens memang kebanyakan memakai semua platform tersebut, Anda dapat memanfaatkan ketiganya.

Sesuaikan dengan kebutuhan Anda supaya tak membebani anggaran perusahaan. Berikut pejelasan dari ketiga platfom iklan tersebut :

a. Google Ads

Sejak 24 Juli 2018, Google mengubah nama platform iklan mereka dari Google AdWords jadi Google Ads. Google Ads merupakan fitur dari Google untuk menampilkan paid search atau iklan berbayar di hasil pencarian Google.

Dengan memakai Google Ads, Anda dapat menampilkan iklan di hasil pencarian Google untuk keyword tertentu yang relevan dengan bisnis Anda.

Dibanding mesin pencari lain, Google punya pangsa pasar terbesar, baik di Indonesia ataupun di global. Berikut dominasi pangsa pasar mesin pencari di Indonesia :

  • Google sebesar 97,09 persen.
  • Yahoo! sebesar 1,66 persen.
  • Bing sebesar 0,77 persen.

Artinya iklan Anda kemungkinan besar akan dilihat lebih banyak orang bila memakai PPC dari Google.

Siapa pun dapat memanfaatkan pay per click dari Google Ads. Sebab cara membuat PPC di Google sangat mudah. Yang Anda perlukan yaitu akun Google. Google juga menyediakan berbagai cara pembayaran.

Baca juga : Cara Menggunakan Google Ads

b. Facebook Ads

Iklan pay per click dari Facebook Ads pun bisa Anda pertimbangkan, mengingat banyaknya pengguna Facebook di Indonesia. Berdasarkan riset, Indonesia menyumbang 130 juta pengguna aktif Facebook pada tahun 2017.

Hal ini artinya lebih dari setengah penduduk Indonesia memakai Facebook. Selain itu, orang Indonesia rata-rata menghabiskan waktu 3 jam 23 menit per hari di media sosial Facebook.

Facebook saat ini sangat efektif untuk menjangkau calon pelanggan di dunia maya. Hal ini karena banyaknya pengguna Facebook di Indonesia. Untuk bisa membuat pay per click di Facebook Ads, Anda harus membuat halaman Facebook lebih dulu.

Baca juga : Cara Membuat Facebook Ads

c. Instagram Ads

Platform terakhir yang bisa Anda manfaatkan untuk beriklan yaitu Instagram Ads. Untuk membuat iklan di instagram sama seperti saat membuat iklan di Facebook Ads.

Karena sejak bergabung dengan Facebook tahun 2012, platform iklan keduanya (FB Ads dan IG Ads) disatukan di bawah Facebook Ads Manager.

Jadi langkah-langkah pembuatan IG Ads hampir mirip dengan cara membuat FB Ads. Sama seperti syarat membuat FB Ads, Anda pun harus memiliki halaman Facebook lebih dulu sebelum membuat Instagram Ads.

Baca juga : Cara Membuat Instagram Ads

Jenis PPC

Berikut beberapa jenis PPC yang sering muncul di dunia maya :

1. Search Advertising

Jenis iklan PPC ini biasanya muncul pada SERP atau Search Engine Result Page. Baik pada mesin pencari Google maupun Bing. PPC jenis ini ditandai dengan teks Iklan yang muncul di samping hasil pencarian.

2. Social Advertising

Tidak terlalu berbeda dengan search advertising, social advertising merupakan iklan yang ditampilkan pada media sosial. Tergantung pengaturannya, iklan PPC jenis ini bisa tampil pada beranda, stories, dan lainnya.

3. Display Advertising

Display Advertising disebut juga dengan Google Display Network. Jenis PPC ini akan menampilkan iklan dalam bentuk display ads. Di mana iklan ini bisa berupa teks ataupun visual.

Hebatnya, visual di sini tidak terbatas pada gambar. Melainkan juga berbentuk video dan GIF.

4. Google Shopping

Jenis PPC ini menampilkan gambar produk dan harganya di hasil pencarian Google. Lantas, bila iklan tersebut di-klik, Anda akan diarahkan langsung ke lapak penjualnya di website e-commerce.

5. Remarketing

Jenis PPC ini hanya akan menampilkan iklan ke orang yang sebelumnya telah mengunjungi website atau melakukan pembelian pada Anda. Remarketing ini dinilai cukup efektif sebab menyasar orang-orang yang memang telah tertarik sebelumnya.

Pay Per Click Layak Anda Coba

PPC merupakan salah satu model iklan paling efektif dan efisien yang harus Anda terapkan di bisnis pada era digital ini. Terutama jika calon pelanggan Anda yaitu orang-orang yang telah terhubung dengan internet dan sering memakai media sosial.

Demikian info berkaitan dengan Panduan Pay Per Click (PPC) untuk Promosi Bisnis, semoga post ini berguna untuk teman-teman semua. Tolong postingan strategi digital marketing ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

WeCreativez WhatsApp Support
Soleh Agus
Hai 👋 Ada yang bisa kami bantu?