Program Smart Detox
Daftar Synergy WGabung bersama bisnis Synergy WorldWide

Mengenal Search Engine Optimization (SEO) bagi Pemula

Apa itu SEO? Dan apa hubungan SEO dengan Google? Lalu bagaimana melakukan optimasi SEO? Berbagai pertanyaan ini akan terjawab di artikel ini. Oleh karena itu simak penjelasan seputar Search Engine Optimization (SEO) ini hingga selesai.

Search Engine Optimization

SEO dan Google

Ada anekdot yang tersiar terkait yaitu bila tentang Search Engine Optimization (SEO) maka hanya Google dan Tuhanlah yang tahu. Meski sekilas terdengar aneh atau mungkin lucu, nyatanya anekdot tersebut benar adanya.

Sebab sampai detik ini, SEO hanyalah sebuah strategi yang dibuat berdasarkan petunjuk-petunjuk yang tersedia dan logika berpikir semata. Tidak ada rumus baku dari SEO yang dapat menjamin sebuah website mampu bertengger di laman pertama mesin pencari. Di mana berada di halaman satu mesin pencari merupakan keinginan setiap pemilik website.

Maka tak heran jika kita kerap mendengar keluh kesah dan keheranan dari para pemilik website terkait Search Engine Optimization (SEO). Di mana mereka mengatakan :

  • Jika ada website tidak diurus malah dapat traffic. Sementara yang diurus malah tidak dapat traffic sama sekali.
  • Website yang dibangun dengan mengikuti seluruh kaidah SEO yang baik, benar dan putih, malah masuk sandbox atau deindex. Sementara yang kontennya tidak bermutu dan menggunakan teknik hitam malah aman saja.

Mungkin tidak semua pemilik website pernah mengalami nasib naas tersebut. Tetapi ini sudah cukup untuk membuktikan jika SEO tidak memiliki formula baku dan bukan termasuk ilmu pasti.

Dan sesungguhnya memang tidak ada yang pasti dalam Search Engine Optimization (SEO). Sebab selama Google masih bukan milik kita siapa yang bisa menjamin sebuah website mendapatkan ranking di hasil pencarian? Tak seorang pun.

Satu-satunya hal yang dapat dipastikan jika Anda memaksa adalah keefektifan ilmu veteran SEO. Di mana ilmu veteran ini masih bekerja dan dapat dilakukan karena dibangun berdasarkan studi terhadap perilaku mesin pencari.

Banyak dari pemilik website di seluruh dunia ini mampu membuktikan SEO sebagai sebuah strategi yang mumpuni. Dan bisa terus menikmati kue besarnya yang manis sampai sekarang. Dan seharusnya itu sudah cukup bagi Anda untuk juga melakukannya.

Lalu mengapa Search Engine Optimization (SEO) dan Google? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita mundur terlebih dahulu beberapa langkah ke belakang.

Awal mula SEO

Kembali ke zaman purbakala internet optimasi mesin pencari pertama kali dikenal pada pertengahan era 90-an. Bahkan ini jauh sebelum Google dilahirkan. Di mana google baru muncul pada tahun 1998.

Ada banyak sekali referensi tentang sejarah optimasi mesin pencari yang dapat ditemukan. Tetapi mencari tahu kapan persisnya pertama kali hal tersebut dilakukan. Sama seperti mencari tahu kapan persisnya pertama kali manusia pacaran.

Yang jelas optimasi mesin pencari tumbuh bersama-sama dengan internet dan mengiringi kelahiran dari setiap mesin pencari itu sendiri. Mulai dari Archie, Gopher, Excite, ALIWEB dan mesin-mesin pencari selanjutnya hingga era Google sekarang ini.

Danny Sullivan berpendapat jika frasa Search Engine Optimization pertama kali diperkenalkan dan dipopulerkan oleh Bruce Clay pemilik Bruce clay inc. Bruce clay inc merupakan sebuah perusahaan optimasi pemasaran internet pada tahun 1997. Sedangkan Danny Sullivan, co-founder situs terkenal Search Engine Land.

Apapun dan siapapun itu kombinasi antara komputer internet dan konten mampu menghadirkan sebuah revolusi. Dan juga bentuk baru yang ajaib bagi manusia. Di mana kita dapat mencari dan menemukan jawaban atas hampir semua pertanyaan hanya dengan menggunakan jemari melalui mesin pencari.

Gayung pun bersambut ketika para pemilik website saling berlomba menghadirkan konten supaya dapat masuk dalam mesin pencari. Tentu motivasinya karena ada benefit dari setiap pengunjung yang datang. Belakangan kita mengenali kecenderungan ini sebagai sebuah kesepakatan tidak tertulis dari dunia Internet : traffic = dollar.

Definisi SEO

Lalu apa itu SEO? SEO kependekan dari Search Engine Optimization yang diartikan dalam bahasa Indonesia yaitu optimasi mesin pencari. Jadi SEO adalah sebuah strategi dan metodologi optimasi website. Yaitu supaya konten yang terdapat di website milik kita dapat muncul pada bagian atas SERP untuk keyword tertentu yang diinginkan.

SERP (search engine result page) yakni laman hasil pencarian yang muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci untuk mencari sesuatu. Secara prinsip : semakin baik posisi sebuah website di mesin pencari untuk kata-kata tertentu, semakin besar pula peluangnya untuk mendapatkan traffic.

SEO primitif pertama kali dilakukan dengan proses sesederhana memasukkan url dan alamat website untuk menjadi sebuah katalog sederhana. Kemudian terus mengalami perkembangan pada zaman excite dengan menghadirkan fitur pengurutan dan sortir berdasarkan kata kunci.

Excite merupakan salah satu perusahaan internet yang dianggap merevolusi cara kerja mesin pencari pada zamannya. Excite dimulai pada tahun 1993 oleh 6 mahasiswa Standford dengan nama awal Architext.

Search Engine Optimization (SEO) modern mulai mengenal sistem algoritma yang lebih cerdas. SEO modern terjadi saat :

  • pertumbuhan konten jadi begitu subur, dan
  • popularitas mesin pencari meningkat pesat di kalangan pengguna yang bertumbuh hebat.

Hal ini berlangsung pada era :

  • ALIWEB,
  • Alta Vista,
  • Infoseek,
  • Lycos, dan
  • mesin pencari Yahoo!

Namun selalu, setiap ada gula tentulah ada semut. Sayangnya, perkembangan pesat mesin pencari yang menjelma industri besar tidak dibarengi dengan sistem yang mumpuni. Yaitu sistem yang mampu membendung kecurangan beberapa kalangan dan para spammer yang melakukan :

  • spamming kata kunci dan backlinks, serta
  • pencurian konten secara masif.

Di samping itu, ada beberapa hal yang bikin pengguna mesin pencari mengambil pilihan secara sembrono. Hal-hal tersebut seperti :

  • kebuntuan dalam menemukan model monetisasi1 dari bisnis mesin pencari, dan
  • ketakpercayaan banyak pihak saat itu bahwa mesin pencari bisa menghasilkan uang.

Alih-alih membenahi atau mencari bentuk baru malah banyak dari mesin pencari merubah situsnya menjadi portal iklan. Yaitu portal yang dipenuhi dengan kelap-kelip iklan dan link tautan sponsor yang sangat mengganggu.

Harusnya mesin pencari mencari bentuk baru dari algoritma mereka. Hal ini guna memberikan hasil pencarian yang lebih baik bagi pengguna.

Maka tak heran jika satu persatu dari mereka mulai ditinggalkan oleh pengguna. Dan pada akhirnya runtuh ketika sebuah perusahaan internet baru dilahirkan. Di mana perusahaan baru ini fokus untuk hanya menjadi mesin pencari berpenampilan putih bersih dengan slogan dont be evil. Perusahaan itu bernama Google.

Mengapa Google?

Google didirikan secara resmi pada 4 September 1998 di menlo Park, California oleh Lary Page dan Sergey Brin. Google adalah mesin pencari dan perusahaan internet yang merubah cara orang di hampir seluruh belahan dunia dalam menggunakan internet. Tak terbayangkan bagaimana jika saat kita harus hidup tanpa Google.

Kunci sukses Google berada pada teknologi mutakhir untuk menampilkan hasil pencarian bermutu tinggi super cepat. Di mana teknologi ini terus diperbaharui beserta strategi periklanan relevan yang lebih bersahabat dengan pengguna.

Google sepenuhnya menyadari betapa vitalnya hasil pencarian serta betapa dinamisnya konten dan website yang ada di dunia maya. Salah satu bukti yang memperlihatkan hal tersebut yaitu terjadi pada tahun 2013.

Pada tahun 2013 Google membunuh algoritma fenomenal bernama PageRank2. Di mana PageRank merupakan algoritma yang selama ini jadi senjata utama. Dan ini juga jadi rahasia dibalik sukses besar Google yang telah digunakan bertahun-tahun lamanya.

Google seperti sudah ditakdirkan untuk menjadi ikon dari generasi masa kini yang muncul pada waktu yang tepat. Posisi pentingnya dalam budaya modern bahkan mampu membuat Google diserap menjadi kata kerja.

Seperti ‘to Google’ yang berarti ‘to search’ dalam bahasa Inggris, Jerman dan berbagai bahasa lainnya. Termasuk istilah Googling sudah sangat umum digunakan.

Google masih beroperasi hingga saat ini setelah hampir 20 tahun lamanya. Bahkan posisinya tak bergeming dari urutan pertama website paling banyak diakses di seluruh dunia sejak pertama kali ia berhasil mencapainya.

Kehadiran Google dengan sistem pemeringkat superiornya tak pelak menjadi angin segar bagi para pemilik website untuk melakukan optimasi. Yaitu agar konten yang mereka miliki muncul di halaman depan Google SERP untuk kata kunci tertentu. Dan ini biasa diistilahkan sebagai page one.

Sesungguhnya, kedigdayaan Google sisi teknologi dan popularitasnya inilah yang menjadi tonggak dari kelahiran SEO yang kita kenal saat ini. Maka, penjelasan Search Engine Optimization (SEO) ini tidak bermaksud untuk mengecilkan keberadaan mesin pencari lain seperti :

  • Bing milik Microsoft,
  • Yahoo! milik Verizon,
  • Yandex dari Rusia,
  • Baidu dari Cina
  • DuckDuckGo.

Di mana hingga hari ini mesin pencari di atas terus berjuang menjadi antitesis Google. Tetapi berbicara tentang Search Engine Optimization (SEO) adalah berbicara tentang Google bukan yang lain. SEO dan Google adalah dua hal yang kalian dan tanpa sedikitpun keraguan.

Untuk memperjelas posisi ini silakan simak data jumlah pengguna mesin pencari online yang rilis Maret 2017 :

  • Google : 80,52%
  • Bing : 6,92%
  • Baidu : 5,94%
  • Yahoo! : 5,35%

Mesin pencari selain yang disebutkan di atas memiliki market share kurang dari 1%. Dan sudah sepantasnya dikeluarkan dari medan perang Search Engine Optimization (SEO).

Saat ini, Google menguasai pasar secara dominan. Tak hanya itu, Google sebagai pionir juga kerap diikuti oleh mesin pencari lainnya terutama yang berhubungan dengan hasil pencarian.

Sehingga percaya tidak percaya, jika website kita mendapatkan peringkat yang baik di Google untuk pencarian kata kunci tertentu. Maka mesin pencari lain biasanya juga akan menempatkan kita pada posisi yang tak jauh berbeda.

Sebaliknya, jika peringkat kita jelek di Google, maka hal yang sama juga terjadi di mesin pencari lainnya. Pada beberapa kasus ketika mesin pencari lain menempatkan posisi web kita di page one sementara Google tidak. Maka itu adalah keburukan dari teknologi mesin pencari lain karena patut diduga jika content tersebut tidaklah berkualitas.

Optimasi Search Engine Optimization

Berikut beberapa materi optimasi Search Engine Optimization (SEO) yang akan dibahas di website kami ini yaitu :

a. Perkenalan SEO

Berikut beberapa materi Pengenalan seputar SEO :

  • Definisi Search Engine Optimization (SEO) dan Hubungannya dengan Google (sudah dibahas di artikel ini)
  • Modal SEO
  • Mengapa SEO
  • Kontra SEO
  • Illustrasi SEO

b. Teknik SEO

Pada normalnya proses optimasi Search Engine Optimization (SEO) akan memakan waktu berbulan-bulan. Karena setiap kondisi website setiap orang pasti berbeda-beda. Dan pada proses optimasi SEO juga membutuhkan bantuan index dari google agar cepat terbaca. Hanya saja tidak semua website bisa cepat di index oleh google.

3 teknik optimasi SEO yang sering digunakan yaitu:

1. SEO On Page

Apa itu SEO On-Page? SEO OnPage adalah usaha melakukan optimasi di on-page atau bagian didalam website yang paling banyak dilihat oleh para pengunjung. Search Engine Optimization (SEO) On Page, seperti :

  • optimasi pada konten,
  • masukan target keyword di konten halaman ataupun post,
  • struktur permanlink,
  • membuat judul yang menarik,
  • masukan meta description dan meta title,
  • optimasi gambar,
  • terdapat link internal dan eksternal pada artkel,
  • dll.

2. SEO Off Page

Apa itu SEO Off-page? SEO OffPage adalah teknik optimasi Search Engine Optimization yang berfokus pada luar webiste. Lebih tertuju pada promosi konten dan promosi website anda sehingga membantu meningkatkan peringkat website. Seperti :

  • memberikan backlink,
  • membuat akun sosial media yang bertujuan untuk menyebarkan website,
  • optimasi lokal SEO,
  • perbanyak share ke semua sosial media,
  • membangun branding bisnis,
  • dll.

3. Techincal SEO

Apa itu technical SEO? Technical Search Engine Optimization (SEO) adalah proses pengoptimalan berbagai aspek teknis dalam sebuah situs. Tujuannya mengoptimasi struktur website sehingga performanya maksimal dan diterima google. Seperti:

  • kecepatan website,
  • struktur website,
  • XML sitemap,
  • google analytics,
  • keamanan situs (SSL),
  • tema responsive,
  • layout website,
  • navigasi,
  • dll.

Keterangan :

  1. Monetisasi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu tindakan atau proses konversi (dari traffic) menjadi uang. Berasal dari bahasa Inggris monetization, kata ini identik dengan blog atau website yang semula hanya merupakan tempat menulis menjadi media mencari uang misalnya dengan meletakkan iklan. Istilah monetisasi juga digunakan secara luas pada berbagai media online yang lain seperti video, media sosial, dll.
  2. PageRank (PR) merupakan algoritma analisa link terlama yang digunakan Google. Rentang nilainya dari 0 hingga 10. Di mana semakin besar PR-nya, semakin baiklah posisinya di hasil pencarian.

Sekian info tentang Mengenal Search Engine Optimization (SEO) bagi Pemula, kami harap postingan kali ini mencerahkan Anda. Tolong artikel optimasi website ini diviralkan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi : Produk Digital Marketing Strategy

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

WeCreativez WhatsApp Support
Soleh Agus
Hai 👋 Ada yang bisa kami bantu?