Jenjang Pendidikan di Indonesia yang Harus Diketahui

Apakah Anda tahu apa itu pendidikan dan jenis serta jenjangnya? Bila belum berikut informasi sebagai penambah wawasan Anda tentang berbagai hal terkati pendidikan. Oleh karena itu simak artikel jenjang pendidikan di Indonesia ini.

Pendidikan di Indonesia

Pengertian Pendidikan

Pendidikan adalah bagian dari kehidupan manusia yang bersifat primer atau pokok. Tanpa pendidikan manusia tak akan mampu dalam mengarungi hidupnya dengan sukses.

Pendidikan merupakan pembelajaran tentang pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari generasi ke generasi. Pembelajaran ini biasanya via :

  • pengajaran,
  • pelatihan,
  • penelitian,
  • dan sebagainya.

Pendidikan di Indonesia ini sering terjadi di bawah bimbingan orang lain. Namun juga memungkinkan untuk dilakukan secara otodidak.

Fungsi Pendidikan

Secara umum, fungsi pendidikan yaitu usaha untuk membina kepribadian, mengembangkan kemampuan, membentuk watak, supaya peserta didik jadi pribadi yang bermartabat. Karena itulah sering dinyatakan pendidikan sudah ada sepanjang peradaban umat manusia.

Pendidikan pada hakikatnya merupakan usaha manusia melestarikan hidupnya. Berikut beberapa fungsi pendidikan di Indonesia :

  • mentransfer atau pemindahan kebudayaan dari generasi ke generasi.
  • memilih dan mendidik manusia perihal peranan sosial.
  • memastikan terjadinya integrasi sosial di masyarakat.
  • lembaga pendidikan mengajarkan corak kepribadian.
  • menjadi sumber-sumber inovasi sosial di masyarakat.
  • mempersiapkan setiap anggota masyarakat supaya bisa mencari nafkah sendiri.
  • membangun serta mengembangkan minat dan bakat seseorang demi kepuasan pribadi dan kepentingan masyarakat umum.
  • membantu dalam melestarikan kebudayaan yang ada di masyarakat.
  • menanamkan keterampilan yang diperlukan dalam keikutsertaan demokrasi.

Jenis Pendidikan

Jenis pendidikan yaitu kelompok yang didasarkan pada kekhususan tujuan suatu satuan pendidikan. Jenis pendidikan di Indonesia ini meliputi :

1. Pendidikan umum

Pendidikan dasar dan menengah lebih mengutamakan perluasan pengetahuan yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

2. Pendidikan kejuruan

Pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik khususnya untuk bekerja dalam bidang tertentu.

3. Pendidikan akademik

Pendidikan tinggi yang diarahkan khususnya pada penguasaan disiplin ilmu pengetahuan tertentu.

4. Pendidikan profesi

Pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk mempunyai pekerjaan dengan persyaratan skill khusus.

5. Pendidikan vokasi

Pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk punya pekerjaan dengan skill terapan tertentu maksimal setara dengan program sarjana.

6. Pendidikan keagamaan

Pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk bisa menjalankan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan. Yaitu pengetahuan mengenai ajaran agama dan/atau menjadi ahli ilmu agama.

7. Pendidikan khusus

Penyelenggaraan pendidikan untuk peserta didik yang berkelainan atau yang punya kecerdasan luar biasa. Pendidikan ini diselenggarakan secara inklusif atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar atau menengah.

Jalur Pendidikan di Indonesia

Jalur pendidikan yaitu wahana yang dilalui oleh peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses sesuai tujuan pendidikan. Ada 3 jenis pendidikan di Indonesia yakni :

a. Pendidikan Formal

Pendikan Formal adalah pendidikan yang terstruktur dan berjenjang. Pendidikan formal terdiri dari yang berstatus negeri maupun swasta.

Pendidikan di Indonesia ini mampu melatih kemampuan akademis siswa/i, menjadi sarana pengembangan diri agar lebih berkarakter, tetapi hanya sebagai formalitas.

Setiap menyelesaikan satuan pendidikan formal, peserta didik bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Karena pendidikan formal memiliki berbagai prinsip penting yang mendukungnya.

Prinsip Pendidikan Formal :

  • terstruktur,
  • jelas yang mengelolanya,
  • memiliki sistem / kurikulum yang jelas,
  • diakui,
  • terdapat syarat tertentu bagi peserta didik,
  • materi pembelajaran yang digunakan bersifat akademis,
  • proses pendidikannya cukup lama,
  • tenaga pengajar harus memenuhi klasifikasi tertentu.
  • ijazah,
  • dan sebagainya.

Prinsip di atas memegang peranan penting bagi penerimaan siswa untuk menuju tingkatan pendidikan yang lebih tinggi.

Pendidikan formal terdiri atas :

1. Pendidikan Anak Usia Dini

  • Taman Kanak-kanak (TK)
  • Raudatul Athfal (RA)

2. Pendidikan Dasar

Yaitu jenjang pendidikan yang jadi dasar untuk melanjutkan ke pendidikan tingkat menengah. Pendidikan di Indonesia ini dapat berbentuk :

  • Sekolah Dasar (SD)
  • Madrasah Ibtidaiyah (MI)
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  • Madrasah Tsanawiyah (MTs)
  • atau bentuk lain yang sederajat

3. Pendidikan Menengah

Merupakan kelanjutan dari pendidikan dasar. Bentuk pendidikan ini terdiri dari :

  • pendidikan menengah umum, dan
  • pendidikan menengah kejuruan.

Pendidikan menengah berbentuk :

  • Sekolah Menengah Atas (SMA)
  • Madrasah Aliyah (MA)
  • Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
  • Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)
  • dan bentuk lainnya yang sederajat.

4. Pendidikan Tinggi

Yakni jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah. Pendidikan ini mencakup program pendidikan :

  • diploma,
  • sarjana,
  • magister,
  • spesialis, dan
  • doktor.

Pendidikan ini biasanya diselenggarakan oleh :

  • Perguruan tinggi
  • Akademi
  • Politeknik
  • Sekolah Tinggi
  • Institut
  • Universitas

b. Pendidikan Nonformal

Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terorganisir / terstruktur, mandiri dan berjenjang. Hasil dari pendidikan nonformal bisa dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal.

Penghargaan tersebut didapatkan setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah. Dengan mengacu pada standar nasional pendidikan di Indonesia.

Pendidikan jenis ini sering ditemukan disekitar kita dan banyak yang mengikutinya. Contohnya seorang yang telah berusia remaja tapi tak memiliki ijazah SD. Lalu dia mau Ijasah SD tersebut maka dia dapat mengikuti Penyetaraan.

Prinsip Pendidikan Non Formal

  • memfokuskan pada belajar yang sesuai dengan keperluan peserta didik.
  • waktu penyelenggaraannya relatif singkat, dan biasanya tak berkesinambungan.
  • menggunakan kurikulum kafetaria yang sifatnya fleksibel.
  • memakai metode pembelajaran yang partisipatif yakni penekanan pada belajar mandiri.
  • pendidik adalah fasilitator bukan menggurui.
  • ijazah biasanya kurang memegang peranan penting, khususnya bagi penerimaan siswa.

Sasaran Pendidikan Nonformal

Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan pendidikan, sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal. Hal ini dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.

Fungsi Pendidikan Nonformal

Pendidikan jenis ini berfungsi untuk mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada :

  • penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional,
  • pengembangan sikap dan kepribadian profesional,
  • dan sebagainya.

Jenis Pendidikan Nonformal

Pendidikan di Indonesia jenis ini (nonformal) meliputi :

  1. Pendidikan kecakapan hidup;
  2. Pendidikan anak usia dini, seperti :
  • Kelompok bermain (KB),
  • Taman penitipan anak (TPA);
  1. Pendidikan kepemudaan;
  2. Pendidikan pemberdayaan perempuan;
  3. Pendidikan keaksaraan;
  4. Pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja;
  5. Pendidikan kesetaraan meliputi :
  • Paket A,
  • Paket B, dan
  • Paket C;
  1. Pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik, seperti :
  • Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM),
  • Lembaga kursus,
  • Lembaga pelatihan, seperti agency digital marketing strategy,
  • Kelompok belajar,
  • Majelis taklim,
  • Sanggar,
  • dan lain sebagainya.

Kursus dan pelatihan seperti di komunitas SB1M diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal :

  • pengetahuan,
  • keterampilan, dan
  • kecakapan hidup.

Selain itu kursus dan pelatihan juga dijadikan sikap untuk :

  1. mengembangkan
  • diri,
  • profesi,
  • pekerjaan,
  • usaha mandiri,
  1. melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi,
  2. dan sebagainya.

c. Pendidikan Informal

Pendidikan informal yaitu jalur pendidikan keluarga dan lingkungan yang berbentuk aktivitas belajar secara mandiri. Pendidikan informal berlangsung sepanjang usia. Pendidikan di Indonesia ini biasanya bermula dari :

  • keluarga,
  • media massa,
  • tempat bermain,
  • dan sebagainya.

Hasil dari pendidikan ini diakui sama dengan pendidikan formal dan nonformal. Namun hal tersebut setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan standar nasional pendidikan.

Setiap orang akan memperoleh :

  • nilai,
  • sikap,
  • keterampilan, dan
  • pengetahuan yang bersumber dari pengalaman (experience) hidup sehari-hari.

Prinsip Pendidikan Informal

  • tak adanya persyaratan khusus yang perlu dilengkapi oleh peserta didik.
  • proses pendidikan biasanya dilakukan oleh keluarga dan lingkungan sekitar.
  • tidak terdapat kurikulum yang harus dijalankan.
  • pendidikan dilakukan secara terus menerus.
  • orangtua dipandang sebagai guru atau pengajar.
  • tidak memerlukan adanya ijazah.

Demikian informasi mengenai jenjang pendidikan di indonesia yang harus diketahui, kami harap post ini mencerahkan sahabat semua. Tolong post edukasi ini diviralkan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *