Hak Para Pengguna Internet yang Perlu Dihormati

Di postingan ini kami akan ulas tentang Hak Para Pengguna Internet yang Perlu Dihormati. Ada sejumlah hak-hak mendasar yang harus diketahui dan dihormati oleh para pengguna Internet, sebagaimana digambarkan pada poin ini.

Hak Para Pengguna Internet

Hak Para Pengguna Internet

Hak-hak bagi para pengguna internet atau digital tersebut di antaranya :

1. Kebebasan Berekspresi (freedom of expression)

Apa itu kebebasan berkespresi? Hak untuk mengekspresikan ide-ide dan opini secara bebas melalui ucapan, tulisan, maupun komunikasi bentuk lain. Tapi semua dilakukan dengan tidak melanggar hak orang lain.

Contoh kebebasan berkespresi

  • Jurnalisme warga
  • Memakai meme, tagar, infografis
  • Kebebasan pers
  • Menulis status facebook, twitter, instagram, whatsapp dan sejenisnya

Bagaimana melakukan kebebasan berekspresi?

  • Sampaikan pendapat, ide, opini, perasaan, tanpa merasa takut. Termasuk kritik ke pemerintah;
  • Jika belum merasa pasti, hindari menyebutkan nama orang, institusi, atau lembaga yang bersangkutan;
  • Jika perlu, sertakan data berupa dokumen atau foto untuk mendukung pendapat, ide, atau opini;
  • Ingat, pendapatmu di internet dapat diakses banyak orang, maka kamu harus siap dengan konsekuensinya;
  • Bebas berekspresi bukan berarti bebas menyebarkan informasi palsu, fitnah, atau kebencian (hate speech), atau menyinggung Suku, Agama, Ras, Antargolongan (SARA).

Kenapa kebebasan berekspresi itu penting?

Setiap manusia memiliki hak untuk mengungkapkan pendapat, ide, opini, perasaannya agar didengar oleh pihak lain dalam usaha untuk memenuhi keinginannya yang hakiki. Kebebasan berekspresi merupakan bagian dari Hak Azasi Manusia (HAM). Namun ada baiknya jika kebebasan ini tidak melanggar hak pihak lain, khususnya kepentingan publik. Contoh kasusnya : Pelaporan Dandhy Laksono berpotensi ganggu kebebasan di medsos.

Tools yang bisa dipakai

Semua media komunikasi online dapat dipakai, seperti:

  • Email
  • Blog
  • Whatsapp
  • Twitter
  • Facebook
  • Telegram
  • Instagram
  • Path
  • YouTube
2. Kekayaan Intelektual (intellectual property rights)

Apa itu kekayaan intelektual? Hasil kreasi dari pemikiran seperti penemuan, karya seni dan literatur, desain, simbol, nama, foto atau gambar yang digunakan secara komersil maupun tidak komersil.

Contoh kekayaan intelektual

  • © Copyright
  • Copyleft
  • Creative Common
  • ® Paten
  • Kredit nama
  • ™ Merk dagang

Bagaimana melakukan perlindungan kekayaan intelektual?

  • Selalu mencantumkan kredit nama pencipta suatu kredit nama pencipta suatu karya, baik itu tulisan, desain, foto, atau gambar;
  • Meminta izin pemilik hak cipta sebelum menggandakan atau menyebarluaskan karyanya, baik untuk kentingan komersil atau tidak;
  • Hindari mengubah, menggandakan, karya cipta orang tanpa izin/mencantumkan kredit, atau menyebarluaskannya. Ini sama saja pembajakan;
  • Mendaftarkan hak paten suatu temuan atau ciptaan ke instansi atau lembaga yang berkompeten.

Kenapa hak kekayaan intelektual itu penting?

Tentu saja penting, sebab hak atas kekayaan intelektual melindungi pencipta atau penemunya dari pelanggaran pihak lain. Setiap pemilik karya cipta berhak untuk mendapatkan haknya dengan mendapatkan pengakuan, penghargaan, bahkan kalau perlu insentif, terutama jika karyanya berguna bagi orang banyak. Contoh kasus: Blogger @Lostpacker Apresiasi Langkah AP II

Tools yang bisa dipakai

  • Myows dan Safe Creative: untuk mendaftarkan kepemilikan foto di dunia maya.
  • TinEye: untuk mengetahui foto karya kita di internet.
  • Creative Commons.org: untuk mengetahui pengetahuan tentang kreativitas secara legal.
  • BIIMA / Bekra’s Intellectual Property Right (Android): untuk pengajuan hak cipta.
3. Aktivisme Sosial (social activism)

Apa itu aktivisme sosial? Suatu aktivitas online yang bertujuan untuk mendorong terjadinya perubahan sosial. Hak untuk berserikat dan berkumpul tercakup di dalamnya.

Bagaimana melakukan aktivisme sosial?

  • Melakukan kritik atau menyampaikan opini dengan tagar di media sosial;
  • Melakukan advokasi terhadap korban kejahatan dengan menyampaikan kronologi kejadian;
  • Mengajak warganet bersama-sama membela suatu kasus;
  • Membuat petisi online atas suatu kasus atau masalah sehinga terjadi perubahan;
  • Penggalangan dana / crowdfunding untuk beragam tujuan sosial.

Kenapa aktivisme sosial itu penting?

Melakukan aktivitas social seperti berserikat dan berkumpul adalah hak manusia yang dilindungi undang-undang. Contoh kasusnya: Gerakan MAFINDO Memberantas Hoaks

Tools yang bisa dipakai

Aktivisme sosial dapat memanfaatkan berbagai lini komunikasi yang tersedia di internet, seperti:

  • Berbagai media sosial (Twitter, Facebook, Instagram, YouTube, dsb)
  • Situs pengumpul dukungan (PetisiOnline.net, KitaBisa.Com, dsb)

Sekian informasi berkaitan dengan hak para pengguna internet yang perlu dihormati, kami harap post ini bermanfaat untuk sahabat semua. Kami berharap post ini dibagikan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

POST REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!